CATATAN GENKREATIF ·
Website One Page untuk UMKM: Apa Saja yang Perlu Ditampilkan?
Website satu halaman bisa menjadi awal yang praktis untuk UMKM. Kenali informasi penting yang perlu ditampilkan agar calon pelanggan cepat memahami bisnis dan tahu cara menghubungi Anda.
Website tidak harus terdiri dari banyak halaman untuk berguna. Bagi UMKM yang baru mulai membangun kehadiran online, website one page dapat merangkum informasi penting dalam satu halaman yang mudah dibuka dan dibagikan.
Apa itu website one page?
Website one page menyajikan profil, produk atau layanan, keunggulan, dan kontak dalam satu halaman. Pengunjung dapat memahami penawaran bisnis dengan menggulir halaman, tanpa harus berpindah-pindah menu.
Format ini cocok untuk usaha yang informasinya belum terlalu banyak—misalnya jasa lokal, kedai, studio, toko kecil, atau profesional mandiri. Namun, susunan konten tetap perlu jelas. Satu halaman yang terlalu padat justru membuat pengunjung kesulitan menemukan informasi.
Informasi yang sebaiknya ada
Mulailah dari pertanyaan yang paling sering diajukan calon pelanggan. Pastikan halaman menjawab hal-hal berikut:
- Nama dan gambaran bisnis: jelaskan secara singkat apa yang Anda kerjakan dan siapa yang dilayani.
- Produk atau layanan: tampilkan penawaran utama, manfaat, dan kisaran harga bila memang siap dicantumkan.
- Alasan untuk memilih Anda: gunakan pengalaman, proses kerja, bahan, lokasi, atau testimoni nyata—hindari klaim yang tidak bisa dibuktikan.
- Foto atau contoh hasil: pilih visual yang relevan dan berasal dari bisnis Anda.
- Lokasi dan jam operasional: penting untuk usaha yang menerima kunjungan langsung.
- Kontak dan langkah berikutnya: sediakan tombol WhatsApp, formulir singkat, petunjuk arah, atau cara pemesanan yang jelas.
Susun dari yang paling dibutuhkan
Letakkan penjelasan inti dan tombol kontak di bagian awal. Setelah itu, lanjutkan dengan produk atau layanan, bukti pendukung, informasi lokasi, lalu ajakan menghubungi. Urutan ini membantu pengunjung yang hanya punya waktu sebentar sekaligus tetap memberi detail bagi yang ingin membaca lebih jauh.
Gunakan judul bagian yang mudah dipahami, paragraf pendek, dan tombol yang jelas. Periksa tampilannya dari ponsel karena banyak calon pelanggan membuka tautan saat sedang bepergian atau setelah melihat unggahan media sosial.
Kapan perlu menambah halaman?
Jika daftar produk makin banyak, setiap layanan perlu penjelasan khusus, atau Anda rutin menerbitkan artikel, beberapa halaman mungkin lebih nyaman. Website one page bukan batas permanen: bisnis dapat memulai sederhana lalu menambah halaman ketika konten dan kebutuhannya sudah berkembang.
Yang utama bukan jumlah halaman, melainkan apakah pengunjung bisa memahami bisnis, menemukan informasi penting, dan mengambil langkah berikutnya.
Mulai dari kebutuhan bisnis
Sebelum membuat website, catat pertanyaan pelanggan dan informasi yang selama ini berulang kali Anda kirim lewat chat. Itulah bahan awal untuk menyusun halaman yang benar-benar membantu.
Genkreatif membantu UMKM menyusun website sesuai kebutuhan dan materi yang tersedia. Lihat pilihan layanan pembuatan website untuk menemukan bentuk yang cocok bagi bisnis Anda.